Tahun depan, hubungan kedua industri kontras tersebut akan semakin mesra dengan disetujuinya kontrak kerjasama antara Apple dan acara pesta mode paling dinanti, yakni Costume Institute Gala alias Met Gala, yang digelar Museum Seni Metropolitan, New York, Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wintour membocorkan bahwa pameran mode Met Gala 2016 akan menghadirkan koleksi busana inovatif yang memiliki sentuhan teknologi mutakhir dari brand-brand kenamaan, seperti Burberry, Alexander McQueen, Lanvin, Christian Dior, serta Louis Vuitton. Di pameran itu juga akan dihadirkan perbandingan koleksi busana yang dibuat menggunakan tangan serta yang melibatkan teknologi tinggi, termasuk mesin pencetak tiga dimensi, guntingan laser serta thermo-shaping alias busana yang dibentuk dengan teknik pemanasan.
Kurator Costume Institute Andrew Bolton mengatakan teknologi mengubah tatanan mode. “Adibusana, secara tradisional merupakan koleksi busana berdaya seni tinggi yang dibuat menggunakan tangan, tapi kini, adibusana melibatkan banyak mesin canggih,” kata dia.
Mei lalu, Met Gala mengambil tema “China: Through the Looking Glass” yang memperlihatkan pengaruh seni dan kebudayaan Tiongkok terhadap mode secara global. Acara tersebut dihadiri lebih dari 800 ribu orang, dan menjadi salah satu pameran mode terbesar sepanjang sejarah. (les/les)