Bahkan ‘Tangkuban Perahu’ tersebut menjadi salah satu landmark California. Melansir laman Amusing Planet, struktur itu merupakan sisa-sisa hangar besar yang dulu dinamai Hangar One. Lokasinya berada di Lapangan Udara Moffet di Santa Clara, sebelah selatan Teluk San Francisco. Bangunan setinggi 60 meter itu berbentuk layaknya sebuah perahu raksasa terbalik, yang sekaligus merujuk pada namanya yang unik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara umum, Hangar One berdimensi panjang 345 meter, lebar 94 meter dengan tinggi 60 meter. Dulu, terdapat pintu baja seberat 180 metrik ton yang dioperasikan dengan mesin bertenaga 150 tenaga kuda. Sayangnya, hangar masif tersebut tidak lama digunakan. Alasannya, USS Macon dinyatakan hilang pada 1935, hanya dua tahun setelah resmi beroperasi.
Hilangnya USS Macon juga menjadi akhir cerita bagi Hangar One.
Garasi pesawat raksasa itu pernah digunakan sebagai tempat penyimpanan bagi pesawat-pesawat kecil, sebelum kemudian pihak militer udara AS menyumbangkan Hangar One kepada NASA. Sayangnya, saat pemeriksaan, NASA menemukan kebocoran bahan kimia beracun dari struktur tersebut dan memerintahkan Hangar One untuk ditutup di awal tahun 2000.
Pemerintah dan warga setempat sempat meributkan soal penggunaan Hangar One. Usulan yang masuk beragam, mulai dari penghancuran hingga penggunaan kembali. Pada 2011, Google pernah mengusulkan diri guna merenovasi hangar jumbo tersebut sebagai ‘lapangan parkir’ bagi jet pribadi perusahaan. Namun, proposal tersebut ditolak NASA. Tapi, tiga tahun setelahnya, tepatnya pada 2014, Google, melalui anak perusahaannya, Planetary Ventures, berhasil melakukan kontrak kerjasama dengan NASA untuk menyewa Hangar One selama 60 tahun sebagai fasilitas riset pengembangan teknologi baru di bidang eksplorasi luar angkasa serta robot. (les/les)