Biskuit dari Spillers & Bakers ini merupakan salah satu bagian dari perlengkapan darurat sekoci Titanic. Saat kapal tenggelam, sekoci menjadi tumpuan keselamatan para penumpang. Biskuit itu pun merupakan makanan utama.
Siapa nyana, seorang penumpang yang selamat menyimpan biskuit tersebut. Bisa dikatakan, kini biskuit itu jadi yang tertua di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biskuit paling berharga di dunia" ini dijual kepada seorang kolektor asal Yunani.
"Ini sangat luar biasa, karena biskuit ini mampu bertahan sampai saat ini sejak peristiwa dramatis, tenggelamnya kapal laut terbesar yang merenggut nyawa 1.500 orang," kata juru lelang Andrew Aldrige kepada Salisbury Journal, dikutip dari Mashable.
Sama seperti biskuit lainnya, biskuit dari Titanic ini berbentuk persegi dengan lubang-lubang di bagian dalam biskuitnya.
Namun intinya bukan terletak pada biskuitnya, melainkan nilai sejarah dari biskuit tersebut. Ini bukanlah biskuit pertama yang terkenal.
Sebelumnya, biskuit dari salah satu ekspedisi kutub Sir Ernest Shackleton terjual dengan harga 3.000 Poundsterling. Selain itu, ada juga "biskuit dari Lusitania" sebuah kapal laut yang ditenggelamkan oleh kapal selam Jerman selama perang dunia pertama. Biskuit ini disimpan di sebuah museum di Irlandia.
(chs/les)