Hal itu dijelaskan oleh Maya Tamara, salah satu pendiri sekolah tari balet tertua dan pertama di Indonesia, Namarina.
Menurutnya, seni tari balet adalah tarian yang sangat berdampingan dengan gerakan fisik, seperti melompat, gerakan di udara, serta dalam jangka waktu yang panjang pula.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Maya, salah satu penyakit yang dapat disembuhkan adalah penyakit asma.
"Asma dapat disembuhkan dengan balet, karena dalam balet ada sistem pernapasan yang kita latih juga. Kita lakukan aktivitas yang atletik, sehingga kekuatan otot pernapasan menjadi baik," terangnya. Maya melanjutkan, para penderita asma, yang seringkali merasa sesak napas, setelah rutin berlatih balet, pernapasannya jadi lebih baik.
Selain asma, Maya menceritakan, tari balet juga dapat meluruskan kaki yang tidak simetris, alias kaki O.
"Kita kan gerakannya atletis ya, nah kaki yang tidak lurus itu, bisa lurus lagi kalau latihan balet," jelasnya.
Selain meluruskan kaki O itu, balet dapat memperbaiki postur tubuh, seperti membuat punggung bungkuk kembali tegap.
(les)