Anand dan Punita Baid mengendarai mobil selama 111 hari dari India ke Perancis dengan kedua anak mereka yang beranjak remaja. Mereka bilang, mereka akan melakukannya lagi dengan cepat.
Perjalanan dimulai pada April 2015 dari Bengaluru. Dengan mobil Fiat Linea Tjet, Anand, Punita, Yash (12) dan Dhriti (8) memulai perjalanan yang tak akan terlupakan dalam hidup mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ide untuk melakukan petualangan mengemudi muncul ketika Punita menyimpan cuti dua bulan dari kantornya, dan suaminya Anand sudah berhenti dari pekerjaannya demi mengejar tujuan pribadi.
“Awalnya, saya pikir Anand bercanda ketika menyebut perjalanan dari Bangalorre ke Paris,” kata Punita.
“Sedikit yang saya tahu, dia kembali lagi (dengan ide tersebut) beberapa bulan kemudian dengan setumpuk kertas di tangannya yang menjelaskan bagaimana semua hal tersebut niscaya dilakukan.”
“Sebesar saya menyukai perjalanan panjang dengan keluarga, bagi saya perjalanan ini belum pernah terjadi. Dan ketika anak-anak ikut, Anda tidak pernah tahu jenis tantangan tak terduga yang bakal terjadi.”
Petualangan dengan mobil mereka dimulai di India, lalu berlanjut dengan rute Nepal, China, Kirgiztan, Uzbekistan, Turkmenistan, Iran, Turki, Yunani, Italia, Spanyol, dan berakhir di Perancis.
Keluarga itu mengatakan, salah satu hal terbaik dari perjalanan ini adalah fleksibilitas berhenti di suatu tempat selama yang mereka inginkan. “Ada begitu banyak yang bisa disaksikan,” kata Anand.
“Dari menyaksikan kekayaan tradisi dan budaya Uzbekistan, melihat Laut Kaspia di Iran dan lanskap vulkanik mengagumkan di Turki.” Keluarga ini menamakan diri mereka sebagai L.I.F.E kepanjangan dari Little Indian Family of Explorers.
Mereka melakukan perjalanan di sepanjang Jalur Sutra yang menyimpan sejarah penting untuk dalam perdagangan dan budaya di dunia. Si kecil Dhriti yang berusia delapan tahun berkata, “Menjadi anggota termuda dalam tim, saya selalu dijaga oleh saudara saya.”
“Kami bertengkar sepanjang waktu dan kemudian menjadi sahabat. Saat duduk di kursi belakang kami biasanya menemukan permainan sendiri. Itu sangat menyenangkan.”
Salah satu tantangan yang dihadapi keluarga ini adalah merencanakan anggara perjalanan. Namun, ada juga insiden tak terduga dalam perjalanan. Pengalaman terberat adalah ketika terjebak di perbatasan Nepal dan China ketika peristiwa gempa bumi. Mereka terpaksa tidur di mobil selama lima malam karena jalanan yang rusak. Kisah mereka dapat dilihat di overlandstories.com.
[Gambas:Youtube]
(win/utw)