Rupanya hal tersebut merupakan buah karya sekelompok anak. Mereka menyebarkan kebaikan lewat jaket-jaket tebal yang diikatkan di tiang lampu. Jaket-jaket itu ditujukan bagi para tunawisma.
Pemandangan tak biasa itu, sontak mencuri perhatian warga dan berakhir ramai di media sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jayda pun meminta sebagian sumbangan baju hangat tersebut pada ibunya untuk dibagikan. Menambah jumlah baju hangat tersebut, Jayda mengajak teman-temannya untuk ikut menyumbang. Mereka kemudian membagikannya kepada yang membutuhkan, terutama para tunawisma, dengan cara yang unik.
“Sebagian kami berikan langsung dan lainnya, kami ikat di tiang lampu, agar mudah diambil mereka yang membutuhkan,” kata Jayda, seperti dilansir Oddity Central.
Agar memudahkan, di setiap jaket, terdapat pesan yang berbunyi: “Saya tidak tersesat. Jika kamu kedinginan, pakai saja saya agar hangat.”
Tara, ibu Jayda, mengatakan pengalaman itu mengajarkan banyak hal pada anak-anak, terutama mengenai indahnya berbagi dan kebersamaan.
Aksi manis dari para bocah Kanada itu ternyata menghangatkan hati banyak orang, terutama menjelang Natal. Foto tiang lampu dan tiang listrik berselimut jaket itu, telah dibagikan lebih dari 8000 kali di Facebook dan mendapat lebih dari 10 ribu likes. (les)