Para peneliti menemukan, semakin besar perbedaan tinggi tubuh pasangan, semakin tingkat kebahagiaan sang istri. Kendati begitu, kebahagiaan tersebut akan memudar seiring waktu, berdasarkan penelitian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, penelitian itu menunjukkan betapa kuatnya dampak tinggi tubuh laki-laki terhadap psikologi perempuan.
Sohn menganalisis data dari sekitar 7.850 perempuan, dikumpulkan dari survei populasi jangka panjang.
Dia berkata, ada banyak alasan mengapa lelaki tinggi dikaitkan dengan kebahagiaan istri. Salah satunya adalah nilai intrinsik tinggi. "Perempuan secara tidak sadar lebih menyukai laki-laki tinggi, kendati tidak bisa menjelaskan alasannya," kata Sohn dalam jurnal Personality and Individual Differences.
Ini mirip dengan orang-orang yang menyukai makanan berlemak, bergaram, dan manis, tanpa tahu alasannya. Secara evolusi, perempuan lebih memilih laki-laki tinggi karena dianggap lebih kuat, dan secara alami mereka akan lebih bahagia ketika memiliki apa yang mereka suka.
Namun, seperti halnya benda-benda lain yang sangat diidamkan, kepuasaan memiliki mereka akan memudar. Yang mengejutkan, hilangnya kepuasan dari menikahi laki-laki bertubuh tinggi, butuh waktu hingga 18 tahun.
(win/les)