Penelitian sebelumnya pada Oktober silam menyebutkan bahwa konsumsi segelas wine saat makan malam, maka dapat menurunkan kadar kolesterol pada pengidap diabetes tipe-2. Kini, penelitian terbaru menyebutkan bahwa konsumsi alkohol dalam taraf menengah dapat menurunkan kematian pada penderita Alzheimer ringan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian tersebut menggunakan data 321 orang Denmark yang memeriksa aktivitas konsumsi alkohol mereka berdasarkan keterangan yang diberikan oleh para pengasuh. Peneliti tidak membedakan tipe alkohol yang dikonsumsi.
"Ini menjadi kejutan," kata Frans Boch Waldorff, professor Department of Public Health University of Southern Denmark. "Kami mengira apabila seseorang memiliki penyakit pada otaknya, maka tidak dapat menerima alkohol seperti pada orang yang masih normal."
Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi alkohol dengan taraf moderat, seperti satu atau dua gelas minuman per hari, dibandingkan dengan kelompok yang sehat, maka memiliki penurunan risiko kematian dari penyakit terkait koroner.
Selama studi yang berlangsung selama tiga tahun, setelah mengontrol berbagai faktor seperti seks, fungsi kognitif, kualitas hidup, kebiasaan merokok dan pendidikan, peneliti menemukan konsumsi dua hingga tiga gelas alkohol per hari, sama dengan risiko 77 persen lebih rendah terhadap kematian. Angka ini merupakan hasil perbandingan dengan kelompok yang minum alkohol lebih sedikit.
Namun penelitian tentang dampak dari konsumsi alkohol ini membutuhkan penelitian lebih lanjut. Waldorff menduga bahwa manfaat protektif terkait alkohol berasal dari jaringan sosial yang kuat dan kualitas hidup yang lebih baik. (end/les)