Namun, jumlah produk yang dipesan angkanya jauh dibawah itu. Dari pernyataan yang diterima CNNIndonesia.com, hanya ada 50 ribu produk yang dipesan oleh konsumen.
Kategori handphone dan tablet bersama serta kategori mainan dan bayi menjadi kategori terpopuler pada 12 jam pertama setelah Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) dimulai Kamis (10/12) pada pukul 00.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengusung tema 'Ayo Belanja Online', Harbolnas 2015 mengajak 140 e-commerce untuk berpartisipasi dalam festival belanja terbesar ini. Diskon yang ditawarkan pun tak tanggung-tanggung, bisa sampai 90 persen senilai Rp120 miliar.
"Harbolnas menggambungkan semua pemain e-commerce di Indonesia, bisa dilihat di website www.harbolnas.com. Ada beberapa kategori yang bisa dilihat, seperti fashion & beauty, lifestyle, dan lain-lain," kata SVP Strategic Marketing Partnership, Lazada Indonesia sekaligus ketua Harbolnas 2015, Indra Yonathan dalam jumpa pers Harbolnas 2015 di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Harbolnas pertama kali diselenggarakan pada 2012, tepatnya satu minggu sebelum 12 Desember. Pelopornya adalah Lazada Indonesia, Zalora, Berrybenka, PinkEmma, Bilna, Traveloka, dan Luxola.
"Dimulai dengan satu pertanyaan yang sangat simple. Di Amerika ada cyber money, kok Indonesia tidak bisa. Dari situ dimulai pergerakan ini. Dari situ kita bertekad Indonesia pasti bisa, kami bergotong royong memajukan e-commerce di Indonesia," ujar Indra.
Sejak saat itu, jumlah partisipan Harbolnas setiap tahunnya pun terus meningkat. Tahun 2013 jumlah partisipan Harbolnas meningkat dari yang awalnya hanya tujuh menjadi 22 e-commerce.
Sementara tahun 2014, jumlahnya meningkat lebih dari tiga kali lipat menjadi 78 e-commerce dan pada tahun 2015 jumlahnya melonjak hampir dua kali lipat. (les/les)