Artikel Sponsor

Transformasi Syella Afsari, Start Lambat Tapi Juara

Advertorial, CNN Indonesia | Senin, 14/12/2015 00:00 WIB
Transformasi Syella Afsari, Start Lambat Tapi Juara Sebagai pemenang Cantik Indonesia bersama Safe Care, Syella berhak mendapat hadiah perhiasan berlian senilai 100 Juta ( Foto: CNN Indonesia / A’ey Ashari )
Jakarta, CNN Indonesia -- Perjalanan panjang telah dilewati Devina Bertha, Syella Afsari, dan Birgita Nursuci hingga akhirnya mereka menjadi tiga peserta yang masuk  ke babak grand final Cantik Indonesia bersama Safe Care.
Di babak grand final, Sabtu (12/12), persaingan di antara mereka pun semakin ketat. Lalu siapakah pemenangnya? 

Malam grand final Cantik Indonesia bersama Safe Care dipandu oleh Deddy Corbuzier. Tak ketinggalan keluarga masing-masing peserta juga ikut hadir memberikan dukungan kepada mereka.

Terlihat keluarga Birgita menggunakan kaos bergambarkan foto Birgi, peserta asal Bandung ini.
Menurut kakak Birgi, wanita yang menjadi peserta tiga besar dari #TimPaula itu merupakan sosok yang menginspirasi baginya, “Dia anaknya tidak mudah putus asa,” katanya sesaat setelah Birgita tampil dengan bakat bernyanyi. 

Keluarga Syella dari #TimLaura juga turut hadir menyaksikan malam Grand Final Cantik Indonesia bersama Safe Care. Ayah, Ibu, dan 3 adiknya datang langsung dari Palembang. Sama halnya dengan kedua peserta lain, keluarga Devina dari Bali pun turut hadir pada malam itu.


Tentunya kehadiran keluarga menjadi penyemangat tersendiri bagi ketiga peserta Grand Final Cantik Indonesia bersama Safe Care pada saat penjurian.

Pada malam Grand Final ini, ketiga peserta masih harus melewati satu babak penjurian. Mereka akan dinilai berdasarkan sesi foto yang sudah dilakukan pada dua episode sebelum.
Pada episode 15, ketiga peserta ditantang untuk foto kolaborasi dengan mentor lawan. Sedangkan pada episode 16, mereka ditantang berfoto di bawah laut. 

“Saya suka dengan foto ini. Kamu terlihat seimbang dengan Dominique, pede sama pede, rileks sama rileks,” kata Atiqah Hasiholan mengomentari foto kolaborasi milik Birgita.

Berbeda dengan foto kolaborasi, menurut Atiqah foto Birgita untuk tantangan foto dibawah laut justru tidak terlalu bagus, “Fotonya mengingatkan saya pada foto kamu ditantangan photo underwater. Gayanya sama seperti saat itu. Saya gak impression karena kamu sudah berhasil di tantangan itu sebelumnya.” 

Hal senada pun disampaikan Dave Hendrik untuk foto Syella pada tantangan foto di bawah air. Menurutnya foto Syella tidak terlihat profesional, “Dan aku sebel sama muka kamu yang terlihat mengembang di situ,” katanya.

Meski begitu, Dave Hendrik tetap suka foto Syella pada tantangan kolaborasi bersama mentor lawan. 

“Saya suka dengan foto ini. Kamu terlihat seimbang dengan Dominique, pede sama pede, rileks sama rileks,” kata Atiqah Hasiholan mengomentari foto kolaborasi milik Birgita.

Tapi, menurut Atiqah, hasil foto Birgita pada tantangan di bawah laut justru tidak terlalu bagus, “Fotonya mengingatkan saya pada foto kamu di tantangan foto underwater. Gayanya sama seperti saat itu. Saya enggak impression karena kamu sudah berhasil di tantangan itu sebelumnya.”

Hal senada pun disampaikan Dave Hendrik untuk foto Syella pada tantangan foto di bawah air. Menurutnya foto Syella tidak terlihat profesional, “Dan aku sebel sama muka kamu yang terlihat mengembang di situ,” katanya.

Meski begitu, Dave Hendrik menyukai hasil foto Syella pada tantangan kolaborasi bersama mentor lawan.

“Saya suka dengan foto ini, terlihat ada koneksi dengan Paula. Pandangan ke Paula jadi mahal dan membuat orang melihat seperti dua model sedang foto bareng,” kata Dave.

Sedangkan foto Devina pada sesi foto bersama mentor lawan, menurut Arifin Putra, malah seperti seorang fans yang berfoto dengan idolanya. “Kamu terlihat kaku dan kalah dengan Laura.”

Begitu pun untuk hasil foto di bawah laut. Menurut juri, foto Devina adalah yang terlemah dibandingkan dengan dua peserta lainnya.

Meski komentar juri tak terlalu mendukung Devina, penonton Indonesia justru menyukai gadis asal Bali ini. Terbukti dia menjadi pemenang favorit pilihan penonton melalui polling dengan persentase suara 45 persen, mengungguli dua peserta lainnya.

Dengan prestasi itu, “Devina berhak mendapat hadiah berlian senilai 30 Juta,” kata Deddy Corbuzier.
 

Sebagai pemenang favorit Cantik Indonesia bersama Safe Care pilihan permirsa, Devina berhak mendapat hadiah perhiasan berlian senilai 30 Juta ( Foto: CNN Indonesia / A’ey Ashari )
Pada akhirnya, kompetisi Cantik Indonesia bersama Safe Care dimenangkan oleh Syella Afsari. Runner-up jatuh kepada Birgita. Adapun Devina berada di posisi ketiga.

Sebagai pemenang pertama, Syella berhak atas hadiah uang tunai sebesar Rp100 juta dan berlian senilai Rp 100 juta.
Jiwa Kompetisi yang Membawanya Menang 

Wanita kelahiran Jambi, 13 Desember 1994 ini merupakan peserta yan kompetitif. Syella mengaku pernah mengikuti tiga ajang dengan tiga kali karantina dalam tiga bulan berturut-turut. 

“Bukan maksud seorang kompetitor. Hanya saja saya selalu penasaran dan ingin mengukur diri saya sampai mana kemampuan saya dan perjuangan saya untuk menjadi lebih baik lagi,” kata Syella. 

Itu memang ia buktikan saat berada di ajang Cantik Indonesia bersama Safe Care. Meski beberapa kali sempat menjadi peserta yang masuk pada posisi tiga terendah, semangatnya tidak pernah padam. Syella justru membuktikan kemampuan terbaiknya di hadapan juri.

Hal tersebut jugalah yang menjadi alasan juri memilih Syella menjadi juara pada ajang Cantik Indonesia bersama Safe Care.

“Dari awal Syella konsisten. Ia terlihat anggun, tutur bahasanya baik. Baik itu akting, foto, fashion show ia menjalankannya sebaik mungkin,” Kata Arifin Putra.Selain itu menurut juri, Syella Afsari juga selalu memberikan yang terbaik, “Setiap dikasih tantangan dia gak pernah minder. Ia selalu menganggap itu sesuatu yang baru. Ada mental bintang dalam dirinya. Dia siap jadi bintang dan tau jadi bintang seperti apa,” tambah Arifin.

Sempat tidak terlalu menarik hati juri di awal-awal episode, tapi semakin sedikit peserta Syella justru makin memperlihatkan kemampuanya. Perkembangannya pun semakin pesat dari hari ke hari. 

“Di sini kami hanya menjadi medium. Kami mencari anak muda untuk mengisi dunia entertaiment dengan bakat entertaiment yang berkualitas. Dan itu yang ada pada diri Syella,” Kata Atiqah Hasiholan. 

Meski begitu, menurut Atiqah yang dapat menentukan perkembangan karir Syella ke depan adalah diri Syella sendiri.

“Untuk kedepannya itu bagaimana Syella sendiri mau menggunakan kesempatan ini seperti apa. Karena kesempatan yang ia miliki besar,” ujar Atiqah. 

Senada dengan yang diutarakan oleh Atiqah, menurut Syella ia tidak akan meyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan padanya. 

“Semuanya ingin aku pelajari. Baik itu photoshoot, catwalk, presenting, akting, dan nantinya tarik suara. Aku ingin jelajahi semuanya,” kata wanita yang juga menjadi duta pariwisata Sumatera Selatan ini.

Menurut Syella, mentornya Laura Muljadi lah yang paling berjasa hingga ia bisa menjadi pemenang di ajang Cantik Indonesia bersama Safe Care

“Di ajang ini Kak Laura adalah orang yang paling berjasa. Ia banyak mengajarkan hal-hal yang awalnya Syella gak tau. Ia yang membuat Syella bertransformasi hingga menjadi pemenang. Banyak pengetahuan yang Syella dapat dari Kak Laura,” Katanya.

“Syella bangga, perjuangan selama ini bersama Kak Laura terbayar dengan Syella menjadi pemenang Cantik Indonesia bersama Safe Care,” tambahnya. 

Disinggung soal tantangan bakat di setiap episode yang diberikan untuknya saat ia berada di posisi tiga terendah, anak pertama dari empat bersaudara ini menuturkan bahwa hal tersebut bukannya membuat ia terpuruk tapi justru merasa bangga.

“Syella bangga saat berada di posisi tiga terendah. Karena pada posisi itu Syella biasa memeperlihatkan ke juri bakat lain dari diri Syella. Syella bisa taekwondo, menari, dan presenting,” katanya.

Syella bersama mentornya, Laura Muljadi. ( Foto: CNN Indonesia / A’ey Ashari )

Ditemu juga usai acara Grand Final Cantik Indonesia bersama Safe Care, Laura Muljadi selaku mentor dari Syella berharap anak didiknya itu bisa terus belajar. 

“Jiwa bintangnya sudah ada dalam dirinya. Syella pintar tinggal bagaimana dia membawa dirinya dan mau belajar. Aku rasa karirnya akan panjang,” kata Laura.