Namun sebuah drama Miss Universe kembali terjadi. Tampaknya 'transfer' mahkota dari kepala Miss Colombia ke Miss Philippines membuat salah satu kontestan tak setuju.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat tidak percaya ini, saya sangat kecewa. Miss France adalah pemenang yang seharusnya," kata Riek dalam klip yang diunggah ke akun Facebook Missosology, forum kontes kecantikan dunia.
Ungkapan Riek bukannya tanpa alasan. Miss France Flora Coquerel memberikan sebuah jawaban yang meluluhkan hati dan menghubungkan ke negaranya saat ditanya tentang pengalamannya dengan terorisme dan memerangi ancaman.
"Menurut saya, untuk memerangi terorisme, pertama kita harus tahu dari mana asal masalahnya datang," kata dia. "Kita harus mendengarkan orang-orang yang melakukan serangan ini untuk menemukan inti masalahnya. Bagi kami, Prancis, kita harus belajar untuk hidup bahagia dan berada di antara kita sendiri."
Meskipun akhirnya Miss Colombia kalah, Riek mengatakan bahwa dia senang dengan kemenangan singkat Miss Colombia.
"Saya sangat senang untuk Miss Colombia, karena dia berhak mendapatkannya," ucapnya.
"Tapi saya tidak senang dengan hasil akhirnya, dan sama juga dengan perempuan lain (kontestan lain), maaf untuk mengatakannya, karena tak ada dari kami yang memberi suara untuk Filipina. Saya sangat menyesal mengatakan itu."
Hanya saja, siapa yang menerima mahkota Miss Universe bukanlah ditentukan oleh siapa yang diunggulkan oleh kontestan. Empat juri memegang masing-masing 20 persen dari 100 persen suara. Dan sisa 20 persennya lagi ditentukan oleh penonton yang memberi suara real time saat penayangan.
Miss Universe 2015, Pia Wurtzbach, sebenarnya sempat meragukan kemenangannya. Dalam sebuah wawancara dengan , dia berkali-kali bertanya soal hal ini.
"Saya harus bertanya kepada manager saya berkali-kali, seperti 'Benarkah saya benar-benar menang? Apakah saya benar-benar jadi Miss Universe? Apakah kamu akan mengambil mahkota ini dari kepala saya?'"
(chs/utw)