Sebuah penelitian yang dilansir Independent menyebutkan sebuah protein yang berhubungan dengan penggumpalan darah akan diproduksi lebih banyak saat partisipan penelitian menonton film horor.
Tim peneliti dari Belanda yang menelisik masalah ini menerbitkan hasil penelitian mereka di British Medical Journal edisi Desember.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat peningkatan ini ada peningkatan risiko trombosis atau pembekuan darah pula sebesar 17 persen. Sayangnya, penelitian itu tidak membuktikan secara langsung bahwa menonton fim horor bisa membuat pembuluh darah orang tersumbat.
“Intinya ada mekanisme biologis bahwa ketakutan yang akut berhubungan dengan aktivitas pembekuan darah masih harus diteliti lebih lanjut,” kata Dr. Banne Nemeth, yang memimpin penelitian ini.
“Meski tidak secara langsung, penelitian ini memberi manfaat klinis, implikasi yang lebih besar dari peneliian ini adalah setelah sekian abad, akhirnya konsep pembekuan darah bisa dijelaskan.” (utw)