Menjawab pertanyaan dari para pengguna situs Reddit, yang dilaporkan oleh Independent, Graham Hughes menceritakan perjalanan panjangnya selama empat tahun dan 31 hari dalam Odyssey Expedition. Graham berkeliling dunia untuk menggalang dana untuk WaterAid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia sempat ditahan beberapa kali, bahkan dijebloskan ke penjara di Cape Verde karena dikira penyelundup manusia. Di Kongo, Graham juga sempat mencicipi 'hotel prodeo' hanya karena mereka tidak suka dengan penampilannya.
Selain pengalaman-pengalaman tidak menyenangkan, ada juga pengalaman bahagia. Graham menyebut keramahan penduduk Iran salah satunya. Graham bercerita saat dia menaiki bus malam dari Shiraz ke Khomrramshahr, duduk di sebelah nenek yang berbicara bahasa Farsi di telepon.
Tiba-tiba, nenek itu memberikan teleponnya kepada Graham. Cucunya yang berbahasa Inggris ada di ujung telepon, dia mengundang Graham untuk sarapan di rumahnya. Cucu nenek itu khawatir tidak ada orang yang akan memberikannya sarapan.
Selanjutnya, Graham bercerita bahwa Seychelles adalah negara yang 'paling paling paling sulit' untuk dicapai karena sebuah pulau berada di tengah-tengah area berisiko tinggi dari ancaman perompak Somalia.
Dia mengatakan, dia berusaha menyeberang tiga kali dari tiga negara berbeda sebelum akhirnya berhasil menyeberang pada 26 Oktober 2012.
(win/win)