Untuk mengetahui apakah menyiapkan anggur di gelas yang lebih besar memengaruhi cara orang minum, para peneliti dari Unit Penelitian Kesehatan dan Perilaku di Universitas Cambridge melakukan penelitian di sebuah bar lokal.
Sebagai bagian dari penelitian, pegawai bar menukar gelas yang lebih kecil dengan wadah yang lebih besar untuk menyiapkan porsi standar 175 mililiter minuman anggur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di akhir percobaan, bar melaporkan ada lonjakan penjualan anggur sebesar sembilan persen ketika memakai gelas wine yang lebih besar.
Theresa Marteau, direktur Unit Penelitian Kesehatan dan Perilaku yang juga pemimpin studi ini mengatakan kepada Wall Street Journal, seperti dilaporkan oleh Independent, meskipun skala penelitian ini kecil, studi ini menemukan ada 'sesuatu yang terjadi'.
Mereka menduga, pelanggan akan minum anggur lebih banyak karena menilai banyaknya minuman ketika gelas dimiringkan. Itu sebabnya mereka memesan minuman lebih banyak atau minum dengan lebih cepat.
Marteau berharap dapat meluaskan penelitianny ke beberapa pub, bar, dan restoran di Inggris. Penelitian ini diharapkan dapat mengurangi tingkat kriminalitas dan isu kesehatan yang terkait dengan alkohol.
(win/win)