Bukan di dalam panci seperti biasanya, melainkan di kaldera gunung berapi Hakone yang meletus lebih dari 3000 tahun lalu. Letusan tersebut menyisakan danau belerang, yang hingga kini menjadi destinasi wisata populer di Negeri Sakura.
Kuro tamago hanya bisa ditemukan di Owakudani, Hakone, Jepang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi, sebenarnya, kuro tamago hanyalah telur ayam biasa. Warna hitamnya didapat dari cara merebus yang tidak biasa, yakni dengan merebusnya langsung di danau belerang yang mendidih. Air belerang tersebut bereaksi dengan kulit telur dan memberinya warna legam. Tidak hanya itu, telur rebus unik tersebut juga punya aroma dan sedikit rasa belerang.
Telur akan dimasukkan dalam air danau selam satu jam, kemudian diuapi selama 15 menit.
Kendati punya kulit yang hitam legam, bagian dalamnya tetap putih dan kuning.
Jika ingin memakan langsung telur ini di Owakudani, pengunjung harus mendaki jalur yang lumayan terjal. Jalur yang lebih landai juga tersedia dengan memutari danau.
Sambil menikmati ‘telur panjang umur’, pengunjung juga disuguhi pemandangan Gunung Fuji yang spektakuler.
Soal harga, kuro tamago termasuk mahal. Sekantung kuro tamago yang berisi lima butir dibanderol seharga 500 yen, atau setara Rp57 ribu. Tapi, jika memakan kelimanya, berarti ada tambahan usia selama 35 tahun. Sepadan dengan harganya.
[Gambas:Youtube] (les)