"Senang mengenalkan Jaden Smith @christiaingrey dalam kampanye iklan koleksi SS16 @louisvuitton, difoto oleh Bruce Weber," tulis Ghesquire.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Smith dikenal sebagai anak yang kerap mengenakan pakaian tidak biasa. Beberapa kali ia pernah mengenakan pakaian yang menarik perhatian orang, seperti ketika pernikahan Kim Kardashian dengan Kanye West, Smith mengenakan kostum Batman berwarna putih.
Tetapi putra Will Smith dan Jada Pinkett, yang juga berprofesi sebagai aktor serta penyanyi rap, ini juga memiliki gaya pakaian yang dipuji banyak kritikus. Ia pernah dinobatkan majalah GQ sebagai salah satu 20 Most Stylish Men Alive pada 2015. Smith sendiri memiliki label pakaian benama MSFTSrep yang berbasis hoodies, t-shirt, hingga vest.
Keikutsertaan Smith menambah deretan panjang anak selebriti yang terpilih menjadi duta iklan label-label mewah. Sebelumnya, ada Brooklyn Beckham, putra David dan Victoria Beckham, yang menjadi bintang iklan label Burberry. Label Balmain pun pernah memakaikan karyanya kepada anak Kim dan Kanye, North West.
Begitu pula putri Tom Cruise, Suri, yang menjadi bintang iklan sepatu Roger Vivier. Serta putri Johnny Depp, Lily-Rose, yang menjadi duta label Channel. Karl Lagerfeld, creative director Channel, mengatakan bahwa Lily-Rose adalah anak muda dari generasi sekarang yang memiliki kualitas seorang bintang.
Stacy Jones, CEO Hollywood Branded, sebuah agensi pemasaran di dunia hiburan mengatakan bahwa label papan atas menjadikan anak selebriti karena warisan ketenaran yang mereka peroleh dari orang tuanya.
Keterlibatan anak selebriti dinilai Jones dapat memicu keingintahuan publik atas anak selebriti dan orang tuanya. Faktor nama orang tua yang sudah kepalang tenar juga menjadi faktor penarik calon konsumen, karena terasa familier.
Selain itu, kebanyakan anak selebriti sudah memiliki pengikut sendiri di media sosial yang dapat berjumlah ratusan ribu pengikut. Seperti Jaden Smith, yang memiliki lebih dari 2,4 juta pengikut di Instagram. Hal itu tentu saja menguntungkan bagi label mode dalam hal pemasaran.
"Para label tersebut menyukai faktor jumlah pengikut si anak artis di media sosial," kata Jones seperti yang dilansir dalam laman resmi Hollywood Branded. "Label bersedia membayar lebih karena faktor penggemar dan ketenaran tersebut dibandingkan memasang model berwajah cantik tapi tanpa ketenaran dalam kampanye iklan mereka."
(end/utw)