Gula dan Lemak 'Haram' Bagi Warga Amerika Serikat

Lesthia Kertopati, CNN Indonesia | Jumat, 08/01/2016 13:02 WIB
Gula dan Lemak 'Haram' Bagi Warga Amerika Serikat Ilustrasi makanan manis. (Thinkstock/Brenda A. Carson)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Amerika Serikat merilis aturan diet baru bagi warganya, yakni membatasi konsumsi gula dan lemak.

Warga Amerika dianjurkan mengurangi konsumsi kalori dari gula dan lemak. Mereka juga diminta lebih aktif berolahraga demi mencegah penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, diabetes dan kanker.

Aturan tersebut dirangkum dalam buku panduan berjudul ‘Dietary Guidelines for Americans 2015-2020’.


Melansir laman Daily Meals, aturan yang tercantum dalam buku panduan tersebut menyebutkan pembatasan konsumsi daging merah.

“Warga Amerika Serikat bisa memenuhi kebutuhan protein dari sumber yang bervaraisi, termasuk seafood, daging unggas, telur, serta dari sumber nabati terutama kacang-kacangan,” tulis panduan tersebut.

Hal lain yang juga ditekankan adalah pembatasan asupan gula, yakni kurang dari 10 persen dari kalori harian. Padahal, saat ini, warga AS rata-rata mengonsumsi gula dua kali lipat jumlah tersebut, kebanyakan berasal dari minuman bersoda dan makanan manis. Makanan lainnya yang seharusnya dihindari adalah lemak trans, yang dipercaya memicu risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Jenis mineral lain yang juga asupannya harus diperhatikan adalah sodium. Saat ini, warga AS rata-rata mengonsumsi 3440 miligram sodium per hari.

“Melindungi kesehatan warga Amerika Serikat, lewat panduan diet, berarti meningkatkan kesejahteraan penduduk dalam jangka panjang,” kata Sylvia Burwell, Menteri Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika Serikat.

“Dengan memfokuskan pada perubahan-perubahan kecil pada apa yang kita makan sehari-hari, pola makan sehat akan lebih mudah dilakukan. Panduan diet yang kami terbitkan sudah melalui penelitian panjang tentang nutrisi yang bertujuan mencegah penyakit metabolik, termasuk diabetes, hipertensi dan penyakit jantung.” (les)