Kucing dimanja, dipelihara, dan disayangi, tak jarang malah lebih disayang daripada anak atau diri sendiri. Namun mengutip laman She Knows, secara tak langsung pencinta kucing dianggap juga mengembangbiakkan 'tentara' kucing, yang bisa jadi akan memusnahkan manusia.
Manusia selama ini dianggap memakan waktu lama untuk berpikir soal akhir dunia. Dari kiamat zombie, kiamat robot, pemanasan global, sampai beragam bencana alam dan asteroid. Mungkin saja itu bisa terjadi, tapi mungkin juga tidak. Tak ada yang tahu soal ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasannya, kucing adalah binatang yang punya naluri pemburu. Dalam sebuah buku berjudul The World Without Us, Alan Weisman menyimpulkan bahwa kucing adalah salah satu penyebab mengapa manusia harus meninggalkan planet bumi.
Mengapa? Secara hitungan kasar, sekitar 600 juta kucing di seluruh dunia. AVMA (American Veterinary Medical Association) memperkirakan ada sekitar 70 juta kucing di Amerika Serikat.
Perkembangan catpocalypse
Para pecinta kucing mungkin bisa merasa bangga akan satu hal. Kucing adalah pemburu yang jauh lebih baik daripada anjing. Para ilmuwan menyatakan bahwa kucing bertanggung jawab akan kepunahan 33 jenis burung, terutama di area di mana tak ada predator alami. Selain itu kucing juga menjadi penyebab utama kematian burung dan mamalia kecil, setidaknya di Amerika Serikat.
Sebagai gambaran, kucing membunuh sekitar 1,3-4 juta burung. Kucing juga diperkirakan membunuh 22 juta mamalia kecil, termasuk tikus, setiap tahunnya. Dan ini bukan hanya 'kesalahan' dari kucing liar, tapi juga dari kucing rumahan yang dipelihara.
Namun ini hanyalah sekadar teori yang dianggap jadi salah satu penyebab 'kiamat' manusia. Setujukah Anda dengan hal ini? (chs/les)