Pusat Belanja di Jakarta Perketat Keamanan Pasca Ledakan

Endro Priherdityo, Tri Wahyuni, CNN Indonesia | Kamis, 14/01/2016 14:23 WIB
Pusat Belanja di Jakarta Perketat Keamanan Pasca Ledakan Sejumlah Toko Tutup Usai Bom di Thamrin. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kasus peledakan bom di kawasan Sarinah-Thamrin membuat status keamanan Jakarta mencekam. Menyusul dengan kondisi ini, beberapa pusat perbelanjaan meningkatkan keamanan mereka.

"Saya melihat keamanan untuk masuk gedung lebih ditingkatkan," kata Herman, Marketing Communication Blok M Plaza, ketika dihubungi oleh CNNIndonesia.com, Kamis (14/1).

Sebelumnya, terdapat kabar beberapa pusat perbelanjaan akan menjadi sasaran aksi teror setelah kejadian di Sarinah. Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwajib.


Herman mengaku baru sekadar mendengar kabar tersebut, namun belum mendapatkan informasi lebih lanjut. Setelah ledakan Thamrin menjadi sorotan, pihak pengelola Blok M Plaza langsung memperketat pemeriksaan kendaraan yang masuk ke pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta Selatan itu.

"Saya juga belum cek apakah pengunjung menurun atau tidak," kata Herman.

Di lain pihak, pusat perbelanjaan Pacific Place di kawasan SCBD, Jakarta Pusat, masih cenderung normal. Hal itu diakui oleh perwakilan manajemen Pacific Place ketika dihubungi melalui pesawat telepon.

"Pihak manajemen sedang tidak ada di tempat, namun sejauh ini aman dan tidak ada kendala keamanan," kata perwakilan manajemen Pacific Place, yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Cornelia, karyawan swasta yang tengah berada di Pasific Place mengatakan kondisi aman. “Pasific Place nggak ditutup, masih ramai,” kata dia kepada CNNIndonesia.com.

Martinus, yang berkantor di Artha Graha SCBD, mengatakan sebelumnya sempat ada imbauan untuk tidak keluar kantor. "Tapi tadi jam 12.30 WIB ke PP aman-aman saja. Memang agak sepi malnya, tapi kondisi dan aktivitas masih berjalan normal," kata Martinus yang menambahkan keamanan di sekitar mal diperketat. "Malnya nggak tutup, cuma pengamanan diperketat."

Adapun, Grand Indonesia, yang lokasinya dekat dengan tempat kejadian ledakan, memutuskan menutup pusat belanja kaum sosialita itu untuk sementara waktu.

"Karena ada situasi yang tak terduga, Grand Indonesia akan ditutup sementara sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, semoga semuanya tetap aman. #PrayForJKT," tulis pihak mal melalui media sosial Twitter.

Pagi tadi, sekitar pukul 10.45 WIB, terjadi ledakan di kawasan Sarinah-Thamrin, Jakarta Pusat. Setelahnya, beberapa ledakan dan tembakan terjadi di sekitar lokasi kejadian.

Aksi teror tersebut sejauh ini menyebabkan tujuh orang tewas, empat diantaranya merupakan pelaku dan tiga orang masyarakat sipil. (les/les)




ARTIKEL TERKAIT