Dalam banyak kasus, gejala Zika langka dan ringan, namun ketika perempuan hamil terinfeksi, janinnya dapat tertular juga, yang menyebabkan mikrosefalus, yakni kepala bayi lebih kecil dari ukuran normal sehingga otaknya tidak berkembang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Brasil saja, dalam setahun terakhir hampir 4.000 kasus mikrosefalu terjadi. Pejabat di sana meyakini adanya kaitan dengan sekitar 1 juta kasus penularan Zika. Menteri Kesehatan Brasil mengatakan 80 persen orang yang tertular hanya menunjukkan gejala demam, ruam, dan nyeri otot selama beberapa hari.
New York Times melaporkan, spesialis penyakit itu di Brasil menyelidiki kemungkinan kaitan antara virus Zika dan kondisi langka yang membuat korban lumpuh total selama beberapa pekan dan butuh life support untuk tetap hidup. Menurut laporan Times, CDC tengah membantu Brasil menyelidiki kaitan tersebut. (sil)