Dikutip dari Prevention, para peneliti mendapati para peserta penelitian yang mengonsumsi banyak serat, sedikit lemak jenuh seperti daging merah dan keju, dan protein yang cukup tidak hanya membuat para peserta tidur lebih cepat di saat malam tapi juga tidur lebih nyenyak. Hasilnya mereka akan mendapati tubuh yang lebih segar keesokan harinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dianjurkan untuk menghindari makanan berat yang berlemak dan meningkatkan konsumsi serat," kata Bazil.
Peneliti dari New York Obesity Nutrition Research Center di Columbia University's medical school Marie-Pierre St-Onge mengatakan untuk bisa mendapatkan tidur yang berkualitas harus memiliki pola makan yang sehat, seimbang, dan bernutrisi.
"Pastikan konsumsi banyak serat dari padi-padian, sayuran, buah, dan kacang-kacangan. Kemudian juga menghindari lemak tidak sehat dan gula," kata dia.
Selain tip singkat di atas, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki kualitas tidur dari makanan yang dikonsumsi dari ahli gizi NAO Nutrition Nikki Ostrower. Anda dapat mengurangi konsumsi daging merah, menggantinya dengan biji-bijian yang berserat seperti quinoa, lentil, atau barley. Satu cangkir barley memiliki 32 gram serat.
Bisa juga konsumsi sup dan salad dengan menambahkan kacang-kacangan, biji-bijian, kacang merah, kacang hitam, atau kacang polong. Kacang-kacangan tersebut akan menambahkan protein dan serat, ditambah mereka kaya asam amino triptofan yang merangsang produksi serotonin dan melatonin untuk membuat tidur malam lebih baik.
"Jangan hindari sayuran. Sayuran hijau tidak hanya berserat, tapi mereka juga kaya magnesium yang membantu menenangkan Anda," kata Ostrower.
"Yang perlu diingat adalah apa pun yang Anda makan jangan makan terlambat. Minimal dua jam sebelum tidur sebab tubuh harus fokus istirahat dan memulihkan tubuh ketika tidur, bukan fokus melakukan pencernaan," ujarnya. (les/les)