Souffrant Ralph adalah model pria yang tak biasa. Tak seperti model lainnya yang punya wajah tampan dan otot besar, Ralph. Ralph bukannya tak tampan, namun dia hanya sedikit berbeda dari kebanyakan model pria lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, keterbukaan di dunia fesyen khususnya modeling ini membuat Ralph diterima di dunia modeling dengan perbedaannya itu. Keterbukaan dan penerimaan atas perbedaan seseorang di dunia fesyen ini membuat dia akhirnya bisa jadi model antimainstream.
Dengan kemampuannya, dia membuktikan kalau dia adalah sosok yang wajib diperhitungkan di dunia modeling. Dia bekerja sama dengan beberapa model lain seperti Shaun Ross (model albino) untuk mengadakan kampanye fesyen #InMySkinIWin di tahun ini. Kampanye ini membuktikan bahwa kondisi kulit yang berbeda dengan orang lainnya bukanlah celah untuk bahan ejekan atau bullying.
Kini Ralph sudah makin sering tampil di catwalk, salah satunya di panggung Gypsy Sport. Dia juga menjadi bintang iklan dari parfum terbaru Dior, Poison Girl.
Ralph adalah salah satu dari model-model antimainstream yang termasuk mendobrak aturan tak tertulis soal model. Selama ini model selalu dianggap sebagai sosok yang sempurna, cantik dan tampan dengan kehidupan yang super mewah. Namun, Raplh, Shaun Russ, Winnie Harlow sampai Nyle DiMarco berhasil menaklukan panggung model yang sempurna dengan kekurangan mereka.
(chs)