Mengantisipasi hal tersebut, maskapai yang punya rute penerbangan di jalur pesisir Korea, seperti Japan Airlines, All Nippon Airways dan Korean Air memutuskan melakukan penyesuaian, seperti perubahan jadwal penerbangan, penyesuaian rute, bahkan pembatalan penerbangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Hanya akan ada keterlambatan selama 5 sampai 10 menit,” kata perwakilan ANA.
Sementara, Korean Air dan Asiana Airlines menyebut akan ada 36 penerbangan yang terpengaruh, akibat pengalihan rute.
Diperkirakan serpihan misil itu akan jatuh di Laut Kuning, di pesisir barat Korea Selatan dan di perairan Filipina.
Di sisi lain, rencana Pyongyang meluncurkan rudal berarti melanggar sanksi Dewan Keamanan PBB yang melarang Korea Utara menggunakan teknologi rudal balistik.
Korea Utara menyebutkan rencana itu melalui surat resmi yang dilayangkan ke PBB. Rencana Korea Utara sontak dikecam komunitas internasional. (les)