Ingle yang bekerja di sebagai manajer pemasaran ini memiliki 17 gaun berbeda dari berbagai karakter Putri Disney. Dia juga memiliki 16 wig yang mendukung perubahan bentuknya itu. Ia sendiri pernah menjadi Belle, Cinderella, Snow White, Ariel, Aurora, Rapunzel, Elsa, dan Anna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ingle beruntung memiliki bentuk mata yang bulat dan lebar, sehingga mirip dengan karakter di kartun. Ia hanya perlu mengganti warna pupil matanya dengan lensa kontak agar sesuai.
Dia juga mengaku ia mendesain sendiri kostum agar semakin mirip dengan para putri Disney. Setidaknya butuh waktu enam bulan untuk membuat gaun-gaun tersebut. Bahan untuk membuat gaunnya pun didapat dari berbagai tempat.
Ia mengaku sangat mendambakan mirip dengan putri Disney, apalagi ditambah dengan pujian dari berbagai pihak bahwa ia cocok menjadi karakter karangan Disney tersebut. Dia sudah menghabiskan US$14 ribu atau lebih dari Rp191 juta untuk semua peralatan rias itu.
Ingle sadar bahwa bukan hanya dirinya yang menyukai karakter Putri Disney, maka dari itu ia bersama sang kekasih membuat sebuah usaha yang dinamakan Princess Ever After. Dalam bisnis yang diusahakan dalam bentuk daring ini, ia menyediakan jasa untuk menjadi putri sedangkan kekasihnya berperan sebagai pangeran. Mereka pun menerima panggilan peran sebagai putri dan pangeran untuk meramaikan pesta.
Dalam laman resminya, Ingle menawarkan berbagai karakter putri Disney untuk kegiatan pesta, seperti Snow Queen, Little Mermaid, Cinderella, Rapunzel, hingga Yasmin si Putri Agrabah kekasih Aladdin. Harganya pun beragam, mulai dari $119 hingga $249.
Namun tidak semua kesempatan ia mematok harga, kadang ia berkunjung ke rumah sakit atau sebagai relawan dengan berdandan putri Disney demi anak-anak.
Ia pun mengaku bahwa pernah mengunjungi seorang gadis ketika berada dalam perawatan kanker dengan kostum putri Disney, dan Ingle mengaku sang anak sangat gembira hingga wanita ini tak dapat melupakan raut merona dari gadis kecil yang dikunjungi itu. (chs)