Menurut penelitian terbaru, dikutip dari Lonely Planet, pelancong Australia adalah pelancong yang paling irit dan tak mudah tergoda. Mereka bisa tahan berbagai 'godaan' tambahan selama dalam penerbangan jarak pendek dan jarak jauh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka mau membayar lebih untuk mendapatkan ruang kaki yang lebih luas dalam perjalanan jarak jauh (20 persen). Sedangkan 1 dari 5 penumpang lebih memilih untuk membeli makanan (16 persen), dan hanya empat persen yang mau membayar lebih untuk bisa menikmati kursi yang lebih luas.
Kelly Cull, travel expert Expedia mengungkapkan bahwa temuan ini memang sejalan dengan tren wisata di Australia. Dia menunjukkan bahwa Australia sekarang ini sedang dalam fase bergairah untuk berlibur. Hal ini membuat mereka lebih memilih untuk mengeluarkan uangnya di tempat tujuan. Mereka ingin memaksimalkan uang belanjanya di tempat wisata, bukan di pesawat.
Bahkan saat mereka berwisata pun seringkali mereka memilih untuk tidak mengeluarkan uang tambahan demi bagasi. Cull menambahkan selain soal biaya tambahan, keengganan mereka untuk membayar biaya bagasi juga karena mereka malas merebut kembali kopernya di bandara.
Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa warga Kanada juga tahu bagaimana cara berhemat di pesawat. Hanya saja, warga Amerika lainnya ternyata lebih suka untuk menghabiskan uangnya demi kenyamanan di pesawat.
Bagaimana dengan Anda?
(chs)