Dolo-dolo merupakan sebuah tradisi budaya yang biasa dilakukan ketika terjadi gerhana matahari atau gerhana bulan. Masyarakat Tidore akan memukul kentongan yang terbuat dari bambu secara bersamaan di seluruh wilayah kampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk melancarkan digelarnya tradisi dolo-dolo, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait pelaksanaan acara tersebut. Salah satunya dengan Dinas Pendidikan yang diminta untuk menginstruksikan kepada seluruh sekolah membunyikan dolo-dolo saat terjadi gerhana matahari total.
Selain dolo-dolo, masyarakat Tidore juga akan menggelar salat gerhana di setiap masjid. Para wisawatan bisa berkunjung ke Masjid Kesultanan Tidore yang berada di sekitar tempat menyaksikan gerhana.
Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah yang bisa menyaksikan GMT di Tidore berada di Kota Soasiu. GMT di sana akan berlangsung selama 3 menit 1,3 detik. (antara/les)