Lumpia Cap Go Meh adalah jajanan lumpia yang isinya bahan baku lontong Cap Go Meh. Telur, suwiran ayam, udang, rebung, sambel goreng dan lodeh, dimasukkan menjadi satu dalam gulungan tepung lumpia. Oleh umat Tionghoa di Semarang, lumpia Cap Go Meh akan mulai dipatenkan menjadi kuliner khas yang hanya keluar saat perayaan Cap Go Meh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini ide yang bagus, bisa menambah budaya dan kuliner khas Kota Semarang yang identik dengan akulturasi budaya China dan Jawa. Harus diteruskan menjadi kuliner khas harian,” kata Walikota Semarang Hendrar Prihadi.
Perayaan Cap Go Meh oleh umat Tionghoa di Semarang dilakukan dengan bentuk karnaval bertema "Journey To The West" dengan konsep akulturasi budaya China dan Jawa.
Dalam karnaval ini, umat Tionghoa baik dewasa, remaja maupun anak-anak berdandan ala tokoh cerita Tiongkok seperti Sun Go Kong dan gurunya Tong Sam Cong dan tokoh cerita Jawa seperti Gatotkaca, Hanoman dan Punakawan.
Cap Go Meh sendiri adalah hari kelima belas Imlek yang merupakan hari penutupan perayaan Imlek. Secara kebetulan atau tidak, pada hari Cap Go Meh kondisi bulan di langit selalu berbentuk bulat penuh seperti bulan baru atau purnama. (les/les)