Sexsomnia adalah sebuah kondisi gangguan tidur dimana pengidapnya berlaku seperti tengah melakukan aktivitas seksual. Mereka yang mengidap sexsomnia sering kali mengeluarkan suara dan gerakan layaknya sedang bercinta ataupun merancap, pada saat tidur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena studi tentang kondisi sexsomnia masih terus dilakukan, hingga kini belum dapat diketahui pasti berapa banyak orang yang mengidap kelainan ini. Hanya saja, situs Everyday Health pernah mencatat, ada 7,6 persen dari 832 pasien di bangsal penyakit tidur di Toronto Western Hospital, Kanada, yang mengidap sexsomnia.
Hingga kini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan sesomnia. Hanya saja, untuk mereka yang mempunyai kelainan tidur tersebut, diharapkan dapat melakukan penyembuhan lewat jalan perawatan khusus.
Stephen Klinck, seorang pengidap sexsomnia yang telah mengungkapkan masalah tidurnya dalam sebuah buku, mengaku mengurangi stres dan konsumsi alkohol sebagai cara mengurangi kelainannya itu.
(meg)