Para peneliti di Polinesia Perancis dan Eropa menemukan 98 persen dari 42 kasus Guillain-Barre ternyata mempunyai antibodi zika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum muncul di Amerika Latin, virus zika menyebar dari Afrika dan Asia sampai ke Kepulauan Pasifik. Sejak 2013 sampai 2014 Polinesia Perancis memiliki 32 ribu kasus virus zika. Dalam periode yang sama, kasus Guillain-Barre juga meningkat.
Sebelumnya pemerintah Kolombia secara resmi mengeluarkan pernyataan kalau virus Zika memiliki hubungan dengan Guillain-Barre. Pengumuman resmi tersebut dikeluarkan pada Jumat (5/2) waktu setempat.
Hal tersebut berkaitan dengan kematian tiga warga negara Kolombia yang positif mengidap virus Zika dan juga mengalami gejala kelumpuhan otot.
“Ada keterkaitan antara Zika, Guillain-Barre dan kematian tiga warga Kolombia, satu orang di San Andreas dan dua lainnya di Turbo, Antioquia,” kata Menteri Kesehatan Kolombia Alejandro Gaviria, seperti dikutip dari Independent.
(chs)