Menurut Ketua Tim Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Prioritas Kemenpar Hiramsyah S. Thaib, pembentukan Badan Otoritas DPN Danau Toba, akan selesai pada akhir bulan ini.
Lembaga baru tersebut memiliki tugas untuk melakukan deregulasi kebijakan agar pembenahan infrastruktur di kawasan Danau Toba dapat dilakukan dengan cepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Target 1 juta wisatawan yang mengunjungi Danau Toba pada 3 tahun mendatang terbilang cukup besar. Pasalnya, hingga 2014 saja tercatat hanya ada 180.000 turis yang mengunjungi kawasan danau tekto-vulkanik berukuran panjang 100 kilometer tersebut.
Kendati demikian, Hiramsyah optimis pencapaian target 1 juta wisatawan Danau Toba masih dapat dikejar hingga 2019 mendatang. Pembangunan berbagai infrastruktur pendukung destinasi wisata tersebut akan dikebut pengerjaannya, sehingga dapat membawa pengaruh positif bagi angka kunjungan.
"Untuk peningkatan konektivitas udara, sudah ada Garuda Indonesia yang membuka rute penerbangan ke Bandara Silangit mulai hari ini. Kemudian pembangunan jalan tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi juga sudah mencapai 83 persen pembebasan lahannya," katanya.
Danau Toba merupakan objek wisata yang berada di kawasan 7 Kabupaten pada Provinsi Sumut. Lokasi wisata tersebut memiliki panjang hingga 100 kilometer, dan lebar 30 kilometer.
Di tengah-tengah Danau Toba terdapat pulau vulkanik yang dikenal dengan nama Samosir. Pulau tersebut memiliki luas 640 kilometer persegi, atau setara dengan luas Negara Singapura.
Keunikan Danau Toba terletak pada sejarah yang melatarbelakangi terbentuknya tempat tersebut.
Dahulu kala diceritakan bahwa Toba merupakan sebuah gunung yang sangat besar dan telah meletus sebanyak 3 kali selama masih aktif. Letusan Gunung Toba terjadi pada 900.000 tahun lalu, 500.000 tahun lalu, dan 75.000 tahun lalu. (les/les)