Orang pun berlomba-lomba untuk mencoba berbagai program diet demi mendapat hasil nyata. Dokter Elvina Karyadi, Direktur Micronutrient Initiative mengungkapkan banyaknya jenis diet ini akhirnya tidaklah tepat sesuai pedoman gizi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Contohnya saat melakukan diet karbo. Saat diet ini, Anda tak boleh makan karbo. Dalam beberapa waktu bobot tubuh Anda memang akan turun. Sedangkan pada diet sesuai gizi hasilnya memang tak langsung terlihat," ucapnya.
"Karena hasilnya tak langsung terlihat dan proses diet berlangsung lama, banyak orang yang tak sabar menunggu hasilnya."
Diet-diet modern ini dikatakan Elvina sebenarnya bersifat tak seimbang. Ada satu atau beberapa hal yang dikurangi dalam asupan makanan masuk ke dalam tubuh.
"Saat diet karbo, tubuh akan kekurangan karbo, saat diet garam, tubuh akan kekurangan garam. Padahal tubuh semuanya membutuhkan berbagai mineral dan vitamin yang ada dalam makanan," ucapnya.
"Dari kekurangan berbagai vitamin dan mineral ini kita tidak tahu apa efek jangka panjang untuk tubuh."
Berbagai penyakit sudah diketahui menjadi akibat dari defisiensi atau kekurangan vitamin dan mineral dalam tubuh.
"Yang paling bahaya adalah saat diet itu sudah dihentikan, karena tidak boleh dilakukan dalam jangka waktu lama, bobot tubuh akan kembali seperti semula. Ini yang membuat diet yoyo."