Selain mengganti lap makan dengan tisu makan dan serbet dapur dengan tisur dapur, masyarakat sekarang pun cenderung menggunakan tisu dapur sebagai tisu makan, demikian The Washington Post seperti dilansir Food and Wine.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artikel itu menunjukkan kelompok millenials-lah yang mendorong tren ini.
“Pesta makan malam semakin jarang diadakan dibanding dahulu, dan ketika orang mengadakan pesta makan malam mereka lebih fokus pada makanan dibanding pada pengaturan meja (table setting),” ujar Nancy Mitchell dari Apartment Therapy kepada Post.
Selain akibatnya pada lingkungan, tisu dapur lebih menarik bagi millennials karena bisa dijadikan tisu serbaguna.
Satu orang yang tidak menyentuh tisu adalah Martha Stewart. Dia mengatakan kepada penulis, “No paper. Saya benar-benar menentang kertas kecuali kalian punya menu bagel untuk sarapan. Saya menggunakan serbet kain atau handuk lama yang masih bagus yang diseterika. Saya punya banyak koleksi linen bagus juga.” (sil)