Tahun lalu, China menghabiskan dana sebesar US$16,8 miliar untuk belanja produk mewah atau meningkat hingga 9 persen dari tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keith juga mengatakan kini konsumen China tidak lagi fokus pada barang yang hanya terlihat bagus. “Mereka juga fokus pada kualitas,” sebutnya.
Fortune Character Institute menyebutkan 39 persen konsumen berduit di China mementingkan kualitas dan kenyamanan dari barang dan jasa, ketimbang hanya urusan merek.
“Harga tak lagi prioritas mereka, namun kualitas. Membeli barang bermerek sama dengan peningkatan status dan prestise bagi konsumen China,” ujar Dr. Tina Zhou dari Fortune Character Institute.
Dari produk mewah itu, merek fesyen wanita kenamaan menguasai 50 pangsa pasar. Merek-merek seperti Chanel, Fendi, Dior, Louis Vuitton dan Gucci adalah favorit konsumen China. (les)