Melansir Reuters (20/4), bir tersebut dibuat oleh Herzl Brewery, yang merupakan pabrik bir terkecil di Israel. Mereka menggunakan gandum yang dikembangkan oleh Universitas Tel Aviv dari strain yang sama, seperti yang digunakan warga Tanah Suci Yerusalem dua ribu tahun lalu, untuk memproduksi bir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami penasaran ingin menghidupkan kembali bir di era Yesus,” kata Gutman. “Bir itu punya rasa yang unik dan membuat banyak orang yang penasaran untuk mencoba.”
Selain bir, pada masa lalu, warga Yerusalem juga banyak memproduksi wine. Namun, bir dianggap lebih dekat dengan keseharian warga dan oleh sebab itu, bir di era itu, bisa jadi lebih lekat dengan Yesus. (les)