Penghijauan Dapat Buat Wanita Hidup Lebih Lama

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Jumat, 22/04/2016 16:10 WIB
Penghijauan Dapat Buat Wanita Hidup Lebih Lama Selain dari sisi keindahan, pohon memberi manfaat kesehatan. (SasinParaksa/Thinkstock)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi para wanita, di Hari Kartini ini selain merayakan semangat perjuangan emansipasi bagi para perempuan ada baiknya juga ikut mulai menanam pohon atau tanaman di sekitar rumah. Sebuah studi menemukan wanita yang tinggal dekat dengan penghijauan punya hidup lebih lama.


Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 100 ribu wanita di Amerika Serikat. Dan hasilnya, wanita yang memiliki tanaman, pohon, atau vegetasi lainnya di sekitar tempat tinggal punya angka kematian 12 persen lebih rendah dibandingkan yang tidak ada tanaman di sekitar rumahnya.


"Penting untuk diketahui bahwa pohon dan tanaman lainnya membawa keuntungan dari segi kesehatan bagi masyarakat, selain dari pada keindahan lingkungan," kata Linda Birnbaum, direktur the National Institute of Environmental Health Science yang melaksanakan penelitian tersebut.



"Hasil dari pencarian pengurangan angka kematian ini dapat berarti penting untuk kesehatan dalam arti yang luas," lanjutnya.


Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Health Perspective ini dilaksanakan oleh para peneliti dari Harvard TH Chan School of Public Health and Brigham and Women's Hospital Boston. Mereka mengamati kadar penghijauan di sekitar tempat tinggal lebih dari 100 ribu wanita di penjuru Amerika Serikat.

Para responden memberikan alamat tempat tinggal mereka untuk kemudian diteliti oleh para peneliti dengan menggunakan satelit guna mengamati jumlah vegetasi dalam radius 250 meter dari rumah responden.


Setelah itu, para peneliti melacak angka kematian wanita dari tahun 2000 hingga 2008, dan menemukan 8604 kematian telah terjadi. Dalam pencarian tersebut, vegetasi di sekitar tempat tinggal wanita punya pengaruh besar dalam penurunan angka kematian dari berbagai sebab.


Wanita yang memiliki vegetasi paling banyak di sekitar rumahnya, 41 persen lebih rendah meninggal karena penyakit ginjal, 34 persen lebih rendah meninggal akibat penyakit paru-paru, serta 13 lebih rendah akibat kanker, bila dibandingkan dengan yang sedikit vegetasi.


Para peneliti menyimpulkan beberapa manfaat dari vegetasi atau ruang terbuka hijau bagi masyarakat menjadi penyebab berkurangnya angka kematian ini. Beberapa manfaat dari vegetasi tersebut adalah tersedianya ruang untuk aktivitas fisik dan sosial, atau dengan berinteraksi dengan lingkungan alam dapat menurunkan stress serta depresi.


Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian yang menunjukkan wanita yang tinggal dekat dengan ruang terbuka hijau punya angka depresi lebih rendah, punya riwayat terlibat dalam kegiatan sosial lebih banyak dibandingkan wanita yang punya sedikit vegetasi di rumahnya.


Namun para peneliti juga memperhitungkan faktor lain dalam penelitian ini, seperti perubahan vegetasi selama penelitian dan faktor lainya yang dapat berpengaruh pada angka kematian, seperti usia, suku, serta taraf pendapatan. (sil)


ARTIKEL TERKAIT