"Dari jumlah susu yang kami produksi, hanya sekitar satu persen yang dijual ke masyarakat lokal dalam bentuk susu segar," kata Rias.
Rias menyatakan bahwa 99 persen susu sapi yang dihasilkan peternak di koperasi yang ia pimpin dijual pada Industri Pengolahan Susu (IPS). Alasannya sederhana, IPS dapat menawarkan harga susu yang lebih baik dengan permintaan yang tinggi.
Menurut Rias, sapi perah tidaklah cocok dengan iklim Indonesia, yang menyebabkan produksi susu tidak sebesar negara subtropis. Meski demikian, kualitas susu dari peternak Indonesia dapat bersaing dengan kualitas susu dari negara subtropis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TPC merupakan singkatan dari total plate count yang menghitung total koloni mikroba dalam susu yang diuji. Pengujian ini berguna mengetahui tingkat kecemaran susu akan mikroba seperti Salmonella, Eschercia coli, Coliform, dan Streptococcus.
Menurut Standar Nasional Indonesia, syarat mutu susu segar mengandung kandungan bakteri maksimal sebanyak 1 juta unit koloni per mililiter.
"Kalau dari segi rasa, karena susu yang kami produksi berada di dataran rendah dan bersuhu panas, jadi lebih gurih dan mengandung lemak lebih banyak dibanding susu yang dihasilkan di dataran tinggi," kata Rias.
Susu segar produksi (KUTT) Suka Makmur Grati Pasuruan saat ini umumnya dibeli pelancong sebagai oleh-oleh dari Pasuruan. (sil)