"Malioboro diperkirakan tetap dipadati wisatawan saat libur panjang akhir pekan. Pusat keramaian libur panjang akhir pekan tetap berada di kawasan Malioboro," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta Eko Suryo Maharso di Yogyakarta, Rabu (4/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pedagang sudah menambah stok barang dagangan. Harapannya, wisatawan yang berkunjung juga meningkat agar omzet yang diperoleh pedagang bertambah,” kata Ketua Paguyuban Tri Darma Paul Zulkarnaen.
Menurut dia, jumlah wisatawan yang berkunjung di Malioboro belum mengalami kenaikan sejak awal April, saat penataan kawasan tersebut dimulai. "Kami pun berharap agar penataan kawasan ini bisa dilakukan lebih cepat dibanding rencana," katanya.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta melakukan upaya antisipasi untuk menghadapi kepadatan lalu lintas saat libur panjang akhir pekan, di antaranya memperpanjang durasi lampu lalu lintas, menginformasikan kondisi lalu lintas melalui layar monitor yang ada di simpang serta melakukan patroli keliling.
"Ruas jalan yang mengalami kepadatan adalah mulai dari Tugu, kawasan Malioboro, Keraton Yogyakarta dan beberapa ruas jalan di sekitar tempat wisata. Lokasi-lokasi tersebut perlu di antisipasi agar lalu lintas tetap lancar," kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Golkari Made Yulianto.
Sedangkan untuk lokasi parkir, pengunjung khususnya di Malioboro dapat memanfaatkan parkir yang sudah ada seperti Taman Parkir Abu Bakar Ali, Senopati, Sriwedani dan Ngabean. "Parkir Ketandan yang berada di bekas lahan UPN juga bisa dimanfaatkan," katanya. (antara/les)