Selain itu, turut dikatakan acara ini kelak dapat mengoptimalkan kekayaan budaya lokal yang mengacu pada Indonesia Trend Forecasting (Muslim Fashion Trend) 2017/2018. MUFFEST Indonesia mengarahkan pada konsep 'ready to wear craft fashion'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin produk dari desainer dan brand lokal cepat di-capture dan jadi perbincangan 'trending topic'," kata Taruna kepada CNNIndonesia.com
"Efek dari screenshot ini diharapkan akan menjadi bola salju, menjadi pemberitaan yang disebarluaskan," tambahnya.
Pada gelaran MUFFEST Indonesia 2016 ini, desainer dan label busana muslim Indonesia diberikan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi produk sekaligus memperkuat pondasi bisnisnya. Hal itu direalisasikan melalui rangkaian kegiatan berupa pergelaran busana, pameran dagang, seminar talkshow, workshop, kompetisi, community gathering, instalasi mode, juga dilengkapi dengan kuliner halal dari Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia (IPEMI).
Beberapa desainer yang akan meramaikan panggung MUFFEST adalah diantaranya Ria Miranda, Jenahara, Irma Mutiara, Restu Anggraini, Hannie Hananto, ltang Yunasz, Deden Siswanto, Ali Charisma, Sofie, Nuniek Mawardi, Monika Jufry, Najua Yanti, Norma Hauri, Ina Priyono, Khanaan Samlan, Oka Diputra, Dwi Iskandar, Eridani, dan NurZahra.
Tak hanya itu, hasil karya rancangan desainer perwakilan Malaysia Fashion Week dan sejumlah desainer dari Turki, Italia, Rusia, Uni Emirat Arab, dan Bangladesh yang tergabung dalam Islamic Fashion and Design Council (IFDC), turut meramaikan panggung MUFFEST Indonesia 2016 nanti.
Koleksi desainer yang akan ditampilkan di Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2016 di Istora Senayan, Jakarta, 25-29 Mei 2016. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri) |
MUFFEST Indonesia 2016, menurut Nuna, diharapkan menjadi langkah yang konkret dan terus berkelanjutan dalam menetaskan pelaku industri fesyen muslim, yang tak hanya punya kreativitas tinggi, namun juga memiliki fondasi bisnis yang solid.
"Dengan meningkatkan kompetisi fesyen muslim Indonesia agar diterima di pasar lokal secara luas, sehingga mempermudah langkah untuk ekspansi ke pasar global. Dengan begitu, mewujudkan Indonesia sebagai pusat mode muslim dunia, bukan lagi sekadar impian," ujar dia.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan, Tjahya Widayanti menambahkan bahwa dengan terselenggaranya MUFFEST ini, ke depannya bisa mendapat pemasaran yang lebih luas.
“Pergelaran ini sekaligus mengangkat peran pelaku industri mode muslim dari seluruh penjuru nusantara," kata Tjahya. (les)
Koleksi desainer yang akan ditampilkan di Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2016 di Istora Senayan, Jakarta, 25-29 Mei 2016. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)