Seperti yang terlihat pada Kamis (26/5) malam saat kolaborasi empat desainer busana muslim ternama dilangsungkan di Plaza Selatan Istora Senayan, Jakarta. Monika Juffry, Najua Yanti, Hannie Hananto dan Irna Mutiara, masing-masing memamerkan belasan koleksi mereka.
Monika Juffry yang mendapat kesempatan untuk membuka runway menunjukkan koleksi terbarunya yang berjudul 'Detail Dialogue'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Busana karya Monika Juffry 'Detail Dialogue' di Fashion show Muffest Indonesia 2016. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri ) |
Monika menceritakan, konsep kali ini terinspirasi dari tren yang diusung oleh Indonesia Fashion Chamber.
"Inspirasinya dari gen x yang mulai membaur dengan gen y. Cuttingnya basic, tapi ada permainan kontemporer yang dikombinasikan dengan kekinian, seperti tambahan bahan kulit," kata Monika yang menghabiskan waktu tiga bulan untuk menyelesaikan koleksinya.
Jika Monika memilih warna yang lebih kuat seperti coklat hitam, maka Irna Mutiara lebih memilih warna yang lebih lembut seperti putih, cream dan merah muda.
Menggunakan tema 'Simplicity Stone', Irna mengatakan, ingin menampilkan desain yang natural, sederhana dan mengalir.
Busana Karya Irna Mutiara 'Simplicity Stone' di Fashion show Muffest Indonesia 2016. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri) |
Selain itu, Najua Yanti hadir memamerkan koleksinya yang bertemakan 'Amity Spectra'. Dia menyampaikan, koleksinya terinspirasi dari masa lalu dan masa yang akan datang, sehingga menyuguhkan desain busana yang simpel dan futuristik.
Busana karya Najua Yanti 'Amity Spectra di Fashion show Muffest Indonesia 2016. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri) |
Ketika yang lainnya memilih untuk menyajikan busana yang sederhana, Hannie Hananto justru menampilkan koleksi yang berbeda. Mendapatkan inspirasi dari perkembangan teknologi saat ini, Hannie merasa bahwa derasnya arus informasi yang dikeluarkan saat ini membuat 'chaos'.
"Manusia yang dibentuk era ini sangat ambisius dan juga terbuka, semua diceritain, jalan ke sini cerita, makan ini cerita. Untuk itu saya mengacu pada tren dan mengambil tema digitarian dari kata digital," ungkap Hannie.
Busana Karya Hannie Hananto 'Nautical Symmetrical' di Fashion show Muffest Indonesia 2016. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri) |
Dari 12 koleksi yang dia tampilkan, Hannie mencoba menghadirkan permainan bidang garis dan kotak. Dengan kombinasi warna biru laut dan tambahan aksen pelaut dengan hiasan kapal layar, dan juga penggunaan topi lebar, Hannie total dalam menerapkan tema yang mengarah pada generasi masa kini.
(meg)
Busana karya Monika Juffry 'Detail Dialogue' di Fashion show Muffest Indonesia 2016. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri )
Busana Karya Irna Mutiara 'Simplicity Stone' di Fashion show Muffest Indonesia 2016. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Busana karya Najua Yanti 'Amity Spectra di Fashion show Muffest Indonesia 2016. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Busana Karya Hannie Hananto 'Nautical Symmetrical' di Fashion show Muffest Indonesia 2016. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)