Para periset sebelumnya telah menemukan bahwa pengguna marijuana berisiko mengalami penurunan kemampuan kognitif dan strata sosial juga ekonomi, namun kali ini penggunaan marijuana ditemukan tak berbanding lurus dengan masalah kesehatan fisik.
"Satu-satunya ukuran yang dapat dipakai untuk mengindikasikan ganja menyebabkan masalah kesehatan yang serius adalah melalui jaringan pendukung gigi," ujar periset senior dari Duke University di Durham, Carolina Utara, Terrie Moffitt kepada Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut JAMA Psikiatri, dari jumlah tersebut, ada sebanyak 65 persen partisipan yang mengaku menggunakan ganja setelah berusia 18 tahun.
Para periset tidak menemukan kaitan antara penggunaan ganja pada saat dewasa dengan kesehatan fisik yang buruk, seperti masalah paru-paru, inflamasi sistemik, metabolisme tubuh, tekanan darah ataupun indeks masa tubuh.
Setelah disesuaikan dengan beberapa faktor seperti penggunaan tembakau, para periset menemukan bahwa penggunaan ganja pada saat dewasa berkaitan erat dengan masalah gusi.
Moffitt mengatakan, hubungan antara penggunaan ganja dengan bagian oral sama halnya dengan meletakkan objek yang dibakar ke dekat gusi.
"Apapun yang ada bakar dan hisap akan membuat panas gusi dan menyebabkan inflamasi. Sedangkan inflamasi sendiri sangat buruk untuk gigi Anda," kata Moffitt.
Sebagai bahan perbandingan, para periset juga mencari tahu apakah tembakau mempunyai kaitan dengan menurunnya kesehatan fisik. Mereka pun mendapati ada beberapa dampak masalah kesehatan yang mengikuti karena menggunakan tembakau. Mulai dari inflamasi, radang gusi, kolesterol, paru-paru hingga tekanan darah menjadi efek di kemudian hari.
`
"Artinya, kanabis bukan masalah kesehatan masyarakat yang besar saat ini, baik itu masalah kesehatan mental atau sosial dan juga fisik. Karena saat ini tidak banyak orang yang menggunakannya dibandingkan dengan tembakau dan alkohol," ujar Moffitt.
Meski begitu, dia tidak menafikan bahwa nantinya dapat terjadi juga peningkatan masalah jika semakin banyak orang yang menggunakan ganja.
(meg)