Pawai boneka raksasa Les Grandes yang senada dengan tradisi seni patung raksasa Ogoh-ogoh di Bali ini, akan menandai penutupan festival seni Prancis-Indonesia, Printemps Francais 2016.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sanggar teater boneka "Les Grandes Personnes" (Orang-orangan Raksasa) dibentuk pada 1998 di Aubervilliers, Paris.
Sanggar "Les Grandes Personnes" membawa kreasi seni pahat dan ukir multimedia (kertas, kayu, plastik) ke ruang publik dengan memadukan seni visual dan seni pertunjukan.
Mereka memulai kreasi dengan membentuk dan menampilkan boneka raksasa setinggi 4 meter yang dipadukan dengan drama.
Seni boneka raksasa dari Prancis ini sebenarnya mirip dengan seni instalasi patung khas Bali bernama Ogoh-ogoh yang selalu dibuat dan diarak di jalan dalam rangka menyambut Hari Nyepi di Bali. Namun, cara permainannya lebih mirip kesenian Barong Landung khas Bali atau Ondel-ondel khas Betawi.
Boneka tersebut menjadi wahana penciptaan imajinasi dalam cerita daerah ataupun adaptasi naskah drama populer seperti Romeo and Juliet karya Shakespeare.
Beranggotakan lebih dari 30 seniman beragam latar; seniman visual, pelukis, aktor, pemain sirkus, dalang, penari, musisi, perancang busana dan lain-lain, Les Grandes Personnes membongkar sekat pemisah seni visual dan seni pertunjukan, seni moderen dan seni tradisional serta antara kerajinan tangan. (antara/les)