Baru-baru ini, sejumlah restoran di kawasan Florida, Amerika Serikat, memiliki menu makanan baru. Banyak restoran di Florida yang menyajikan ikan singa. Sejumlah restoran merasa, menu baru itu merupakan salah satu cara melestarikan habitat laut untuk tidak mengonsumsi jenis ikan yang umum.
Ketertarikan dari pengunjung terhadap ikan singa di Florida kian meningkat. Pasalnya harga ikan singa dipasaran semakin tinggi. Pada akhir Mei harga ikan singa berkisar Rp120 ribu per 500 gram. Harga itu naik menjadi Rp133 ribu per 500 gram pada awal Juni.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tekstur daging ikan singa tidak jauh berbeda dengan ikan kerapu. Ikan singa memiliki daging berwarna putih yang sedikit berminyak. Rasa dari ikan singa cenderung ringan dan dapat dimasak dengan berbagai resep berbeda.
Supervisor Boca Raton Whole Foods, Corey Hawkins, melihat konsumen tertarik untuk mencicipi daging ikan singa. Semakin hari jumlah pengunjung pun semakin meningkat. Restoran itu disibukkan dengan pesanan ikan singa beberapa hari lalu. Oleh karena itu mereka harus selalu menyediakan ikan singa siap saji.
Populasi ikan singa di lautan terbilang banyak, namun ikan ini sulit untuk ditangkap. Mereka tidak dapat ditangkap menggunakan jala besar seperti nelayan. Ikan singa akan ditangkap oleh penyelam yang menggunakan tombak dan perangkap yang dirancang untuk menjerat ikan singa. Restoran harus bergantung pada penyelam karena mereka tidak menjual apa bila belum dalam jumlah yang besar.
Walau bisa dikonsumsi, ikan singa merupakan salah satu hama bawah laut. Racun mereka sangat berbahaya bagi populasi kehidupan bawah laut. Pemerintah Amerika Serikat dan restoran kawasan Florida berharap tindakan menjual ikan singa dapat menringankan ancaman kehidupan laut yang disebabkan oleh ikan singa. (pit)