Desainer busana muslim Dian Pelangi juga menghadapi hal yang sama. Demi mempertahankan penampilan agar tetap sempurna, Dian membocorkan sedikit nasihat bagi para kaum Hawa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi keluarga atau pasangan yang kerap mengenakan pakaian sarimbit, Dian menyebut gaya tersebut sudah ketinggalan zaman. Dian memberitakan alternatif lain, yaitu menggunakan perpaduan warna atau motif sehingga bisa mengantisipasi kejenuhan namun tetap modis.
"Siluet baju juga lebih baik pilih yang nyaman, hindari tangan lonceng atau balon yang besar-besar karena akan repot. Apalagi kalau kena kuah opor dan lainnya," seloroh Dian.
"Hindari juga pakaian yang mudah berbau, seperti kalau kena asap itu aromanya menempel di baju," lanjutnya.
Penggunaan aksesoris juga harus diperhatikan, kata Dian. Menurutnya, penggunaan aksesoris yang terlalu ramai justru membuat repot saat harus bersalaman dengan banyak orang di berbagai tempat. “Gunakan baju yang sudah memiliki aksesori untuk menghindari penambahan aksesori,” kata Dian.
Sebagai perempuan berhijab, Dian juga memberikan saran lain. Menurutnya, saat lebaran lebih baik menggunakan hijab yang simpel, tak banyak jarum pentul, dan lebih baik lagi cepat dikenakan. Ini untuk menjaga kenyamanan beraktivitas sepanjang hari.
Bagi yang mudik, Dian menyarankan hindari pakaian ketat seperti jeans karena cenderung menghalangi kulit bebas bernafas dan dapat menyebabkan kulit lebih lelah. Bahan tahan dingin juga diperlukan demi kenyamanan saat mudik.
"Kalau untuk make up saat lebaran saya senangnya minimalis, tapi biar tetap segar saya maksimalkan di pewarna bibir atau lip cream agar tak terlalu terlihat pucat," kata Dian.
"Lalu perhatikan penggunaan eye liner agar mata tidak terlihat tengah mengantuk,” sebutnya. (les)