Menyusul kemenangan Portugal, tak heran bila negara tersebut langsung menarik perhatian khalayak internasional, termasuk urusan wisata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Youtube]
Namun bagi yang mempercayai mitos tersebut, mungkin akan kecewa dengan kenyataan bahwa Covao do Conchos sepenuhnya adalah buatan manusia. Dilansir dari News AU, ini sebenarnya adalah bagian dari sistem bendungan hidro-listrik yang dibangun pada tahun 1955.
Lubang sepanjang 1500 meter ternyata hanyalah corong air dari danau ke bendungan Lagoa Comprida. Adanya hiasan lumut dan dedaunan di sekitar pintu masuk terowongan berair ini, membuat banyak orang terkecoh akan kealamian hal itu dan berpikir adanya dunia lain di bawah sana.
Meskipun lokasinya terpencil, tak berarti hilang begitu saja tanpa diketahui banyak orang yang mengunjungi negara Portugal. Covao do Conchos ini telah menjadi satu lokasi wajib yang harus dilihat untuk wisatawan yang datang berpetualang dengan berjalan kaki melintasi pegunungan Serra de Estrela. (les)