Cara paling akurat mengetahui seseorang terkena diabetes atau tidak, adalah dengan melakukan tes darah di laboratorium. Namun, ada beberapa gejala yang berasosiasi dengan diabetes yang banyak beredar di masyarakat seperti sering buang air kecil, mudah lelah dan mengantuk atau mudah merasa haus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Napas beraroma
Beberapa penelitian menyebutkan, mereka yang mengidap diabetes punya aroma nafas yang ‘manis’. Berbeda dengan bau mulut, aroma nafas penderita diabetes tercium manis karena tingginya kadar gula darah.
2. Mudah infeksi dan terserang flu
Mereka yang mengidap diaberes umumnya rentan terhadap serangan bakteri dan virus sehingga mudah terkena infeksi dan flu.
3. Kebas dan kesemutan
Umumnya, rasa kebas dan kesemutan diasosiasikan dengan asam urat. Namun, pada beberapa kasus, banyak penderita diabetes yang kerap merasakan kebas dan kesemutan di persendian.
4. Mudah gatal
Tingginya kadar gula dalam darah bisa menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang, termasuk rasa gatal di bagian tangan dan kaki. Selain itu, diabetes juga membuat sirkulasi darah tidak lancar sehingga kulit terasa kering.
5. Perubahan daya penglihatan
Diabetes dekat kaitannya dengan daya penglihatan. Jika terjadi perubahan daya penglihatan secara tiba-tiba, bisa jadi itu karena kadar gula darah sedang tinggi. Lebih baik segera periksakan diri ke dokter.
6. Perubahan daya pendengaran
Selain penglihatan, studi juga mengungkap bahwa diabetes bisa memengaruhi pembuluh darah dan saraf di telinga, yang mengganggu daya pendengaran.
7. Gangguan kulit
Abnormalitas kadar insulin dalam tubuh bisa menimbulkan berbagai permasalahan pada kulit, mulai dari jerawat, bintik hitam, hingga timbulnya keriput dini. (les)