"Dalam literatur diketahui bahwa matcha sudah digunakan 4000 tahun lalu, terbukti aman, populer dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh, baru pada tahun 2000-an mulai diteliti untuk skincare," kata dermatovenerologist, dr. Gloria Novelita Sp.KK, dalam peluncuran Garnier PureActive Matcha Foam, di Jakarta, pekan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dibandingkan vitamin C dan E, EGCG itu 25-100 kali lipat kemampuan antioksidasinya," ujar Gloria.
Lebih jauh, dia menjelaskan EGCG memiliki sifat hidrofilik atau menarik air. Hal itu penting karena kulit lapisan lemak di bawah kulit seringkali sulit ditembus air, sehingga menyebabkan kulit mudah kering. Oleh karena itu, dengan adanya teknologi matcha diproses khusus sehingga dapat masuk ke kulit.
"Pada kulit kandungan matcha mampu mengurangi produksi minyak yang menyebabkan jerawat, dan sebagai anti-aging," sebutnya. (antara/les)