"Kabar baiknya lagi adalah sudah positif hadir juga Rick Price, musisi dunia pelantun lagu hits Heaven Knows dan If You’re My Baby juga di Prambanan. Tentu ini akan menjadi daya tarik tersendiri,” ujar CEO Rajawali Indonesia Communication, Anas Syahrul Alimi, panitia pelaksana even tersebut. Selain artis dunia, Indihome Prambanan Jazz 2016 juga menyuguhkan penampilan istimewa dari artis-artis dalam negeri. Tercatat musisi kenamaan seperti Kahitna, Krakatau Reunion, Tulus, Mocca, Shaggy Dog, Trio Lestari (Glenn Fredly, Tompi, dan Sandhy Sondoro) dan lain sebagainya akan ambil bagian dalam acara ini. Di samping artis-artis tersebut, masih banyak artis-artis negeri ini yang akan ikut juga meramaikan festival musik ini.
”Ini adalah sebuah inisiasi pertunjukkan yang berupaya memadukan musik dengan unsur budaya yang kental,” tambah Anas. Anas melanjutkan, Indihome Prambanan Jazz 2016 diharapkan bisa menjadi sinergi jangka panjang dalam memperkenalkan pariwisata Indonesia di kancah dunia internasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
”Indihome Prambanan Jazz 2016 diselenggarakan di dua venue yaitu venue Brahma untuk special show dan venue Wisnu untuk festival show. Dalam dua hari pertunjukan tersebut, pihak panitia berjanji akan melakukan yang terbaik demi memuaskan penikmat konser musik di Jogja dan sekitarnya,” kata Bakkar. Selain pertunjukan musik, imbuh Bakkar, disediakan expo dan bazar dengan tempat yang sangat nyaman. Penonton dapat menikmati musik berkualitas sambil menyantap kuliner-kuliner pilihan.Tiket Indihome Prambanan Jazz 2016 bisa didapatkan di ticket box Sate Afrika maupun lewat website tiketapasaja.com. Tiket terbagi menjadi kelas Silver, Gold dan Platinum. Ada juga tiket Diamond yang bisa didapatkan dengan menghubungi pihak promotor secara langsung.
Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik program musik dengan bintang-bintang dunia itu tampil di Jogjakarta. Ada dua keuntungan dari penyelenggaraan festival music seperti ini. Pertama adalah direct impact. Bakal ada wisatawan baik nusantara maupun mancanegara yang hadir di Prambanan menyaksikan pagelaran musik jaz itu. Kedua adalah indirect impact, yakni media value yang menyebarkan penampilan mereka ke seluruh penjuru dunia. “Media value-nya yang lebih besar. Selain itu, repeat visitors-nya bisa 60 persen datang lagi, bagi mereka yang sudah tiba di Indonesia. Dalam waktu kurang dari setahun, mereka datang lagi,” kata Arief Yahya. (adv/adv) (sai/sai)