“Kita berharap Pelabuhan Sibolga juga akan menjadi pelabuhan distribusi barang ke Pulau Nias dan sekitarnya. Sehingga, dengan keberadaan pelabuhan ini, suplai barang ke Pulau Nias dan sekitarnya semakin lancar dan laju inflasi dapat ditekan, selain itu juga bisa membawa wisatawan ke daerah kami,” ungkap Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk, di Sibolga.
Selama ini, dermaga Pelabuhan Sibolga hanya bisa disandari satu kapal besar saja. "Diharapkan, dengan pembangunan perluasan berupa perpanjangan dermaga pelabuhan yang dilaksanakan Presiden Jokowi nantinya, Pelabuhan Sibolga dapat disinggahi banyak kapal besar," kata Syarfi
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan, kedatangan Presiden Jokowi ke Sibolga dan Tapanuli Tengah merupakan kado istimewa bagi masyarakat pada HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71. Hal itu juga merupakan sebuah bukti nyata dan keseriusan pemerintah pusat terhadap pembangunan Kota Sibolga dan sekitarnya. "Di Kota Sibolga, direncanakan beliau akan mengunjungi Pasar Ikan Mina Nauli dan tempat produksi ikan asin di Kelurahan Pasar Belakang," tandasnya.
Setelah groundbreaking di Sibolga, Presiden Jokowi akan bergabung dengan sembilan menteri di Danau Toba. Selain untuk melakukan Rapat Terbatas, juga akan menyaksikan konser dan karnaval kemerdekaan Pesona Danau Toba 2016 di Parapat dan Balige, 20-21 Agustus 2016. KKPDT 2016 ini akan menjadi puncak peringatan HUT RI ke-71.
Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan, tahun 2016 adalah tahun percepatan bagi pariwisata, setelah sektor ini dijadikan prioritas pembangunan oleh Kabinet Kerja Presiden Jokowi. Pariwisata, infrastruktur, pangan, energi dan maritim adalah lima prioritas presiden dalam membangun Indonesia. "Karena itu kami pun membuat tim percepatan, dari 10 Top Destinasi, percepatan wisata bahari, percepatan wisata halal, sampai percepatan wisata kuliner dan belanja," jelas Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI. (adv/adv) (sai/sai)