Academician, Business, Community, Government dan Media. Biasa disingkat ABCGM.Arief mengakui pemerintah tidak main-main dan memberikan perhatian yang konkret di semua lini. Arief juga mengapresiasi Bupati Sahani Sale, yang bergerak sangat cepat dan tepat sasaran dalam menyosialisasikan sektor pariwisata ke masyarakatnya.Selain itu, Program homestay yang sudah diteken berasama BTN dan Gubernur Babel Rustam Efendi menjadi kunci agar community development-nya mulai dilakukan."Masyarakat pasti happy, karena mereka langsung mendapatkan benefit dari pelayanan pariwisata," kata Arief Yahya.Menurut Arief, community itu adalah bagian dari ekosistem yang sangat penting.
Budaya, adat istiadat, kuliner, kesenian mereka adalah aset yang bukan hanya indah sebagai cultural value, tetapi juga menaikkan nilai atraksi kawasan destinasi tersebut. "Ingat 60% wisman itu masuk ke Indonesia karena alasan cultural, sisanya 35% nature dan 5% man made. Dan masyarakat akan percaya jika memperoleh benefit langsung. Seeing is believing!" ungkapnya.Business atau private sector juga langsung Berhubungan dan bergerak cepat. Sebab mereka mengerjakan amenitas seperti hotel, convention, resort, restoran, dan airlines.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga sedang mgusulkan kepada Menpar untuk membangun KEK Pariwisata lagi di Bangka. Kami sudah menyiapkan lahan 1.337 hektar lebih di sana," ungkap Gubernur Rustam Effendy.Baginya pertambangan timah yang merusak lingkungan sudah berakhir dan kini saatnya sustainable tourism development yang harus memperhitungkan Cultural, Environment, Economic Value.Kementerian Perhubungan juga dianggap penting untuk akses dan konektivitas. Salah satunya komitmen Kemenhub untuk menaikkan status bandara menjadi international airport di Desember 2016.
"Kalau menunggu perpanjangan runway dan membangun terminal berkapasitas 20 ribu baru berakhir 2018, terlalu lama. Secara paralel kita lakukan percepatan saja! Liburan akhir tahun ini biar bisa mengejar dan beroperasi," tandas Menteri Perhubungan Budi Karya di Belitung beberapa waktu lalu. (sai/sai)