Namun, untuk menarik lebih banyak wisatawan Malaysia ke Indonesia, Kementrian Pariwisata (Kemenpar) punya cara unik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Film Kalam-Kalam Langit potensial sebagai instrumen promosi Wonderful Indonesia karena berlatar belakang destinasi Lombok yang sudah dikenal dengan baik oleh masyarakat Malaysia,” ujar Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar, Rizki Handayani Mustafa.
Selain itu, Rizki menyebut, dangdut Indonesia juga menjadi favorit warga Malaysia. Pertunjukkan dangdut yang digelar di Malaysia selalu sukses dan dibanjiri pengunjung.
Dia menambahkan, partisipasi Indonesia di ajang MATTA Fair 2016 bisa meningkatkan kunjungan turis Malaysia hingga akhir tahun.
“Tahun 2016, Kemenpar menargetkan wisman asal Malaysia sebesar dua juta orang,” ujarnya.
Selama ini, Malaysia merupakan fokus pasar wisatawan mancanegara ke Indonesia dengan pertumbuhan yang signifikan setiap tahunnya. Tahun lalu, total kunjungan wisman Malaysia mencapai angka 1.247.270 wisman.
Adapun di ajang pameran wisata terbesar di Negeri Jiran itu, Indonesia mempromosikan beberapa destinasi unggulan, yakni Bali, Candi Borobudur dan Candi Prambanan, juga Raja Ampat. Selain itu, Indonesia juga menawarkan pengalaman berbelanja di Jakarta dan Bandung, destinasi golf, dan spa tradisional. (les)